PENGEMBANGAN SISTEM

PENGEMBANGAN SISTEM
v  Pendekatan Sistem
Pendekatan sistem yaitu serangkaian langkah-langkah pemecahan masalah yang memasifkan bahwa suatu masalah telah dipahami, solusi-solusi alternative telah dipertimbangkan, dan bahwa solusi yang pilih berhasil. Terdapat tiga upaya dalam pemecahan masalah yaitu:
-          Upaya persiapan
-          Upaya definisi
-          Upaya solusi
v  Langkah-langkah Pemecahan Masalah
a.       Upaya Persiapan
1)      Langkah 1- melihat perusahaan sebagai suatu sistem
2)      Langkah 2- mengenal sistem lingkungan
3)      Langkah 3- mengidentifikasi subsistem perusahaan
b.      Upaya Definisi
4)      Langkah 4- melanjutkan dari tingkat sistem ke tingkat subsistem
5)      Langkah 5- menganalisis bagian-bagian sistem dalam urut-urutan
c.       Upaya Solusi
6)      Langkah 6- mengidentifikasi solusi-solusi alternative
7)      Langkah 7- mengevaluasi solusi-solusi alternative
8)      Langkah 8- memilih solusi yang terbaik
9)      Langkah 9- mengimplementasikan solusi
10)  Langkah 10- menindaklanjuti untuk memastikan kefektifan
v  Siklus Hidup Pengembangan Sistem
Definisi
Siklus hidup pengembangan sistem (systems development life cycle-SDLC) adalah aplikasi dari pendekatan sistem bagi pengembangan suatu sistem informasi
Tahapan-tahapan:
·         Perencanaan
·         Analisis
·         Desain
·         Implementasi
·         Penggunaan
Pekerjaan-pekerjaan diatas mengikuti pada yang teratur dan dilaksanakan dengan cara dari atas ke bawah, SDLC tradisional sering kali disebut pendekatan air terjun (waterfall approach).




v  Pengembangan Aplikasi Cepat
Istilah RAD (Rapid Application Development)  atau pengembangan Aplikasi Cepat diperkenalkan oleh konsultan komputer dan penulis James Martin. RAD adalah kumpulan strategi, metodelogi, dan alat terintegrasi yang ada dalam suatu kerangka kerja yang disebut rekayasa informasi. Rekayasa Informasi (information engineering-IE) adalah nama yang diberikan Martin kepada keseluruhan pendekatan pengembangan sistemnya.
v  Pengembangan Berfrase
Suatu metodelogi pengembangan sistem yang dewasa ini digunakan oleh banyak perusahaan adalah kombinasi dari SDLC tradisional, prototyping, dan RAD dengan mengambil fitur-fitur yang terbaik dari masing-masing metodelogi. Tahapan-tahapan pengembangan berfase:
1)      Investigasi awal
2)      Analisis
3)      Desain
4)      Kontruksi awal
5)      Kontruksi akhir
6)      Pengujian dan pemasangan sistem
v  Desain Ulang Proses Bisnis
Desain Ulang Bisnis (Business Process Redesign-BPR) adalah proses pengerjaan ulang sistem atau disebut juga rekayasa ulang (reengineering).
 Komponen-komponen:
1)      Inisiasi strategi proyek-proyek BPR
2)      Rekayasa terbalik
3)      Rekayasa ulang
4)      Pemilihan komponen-komponen BPR
v  Alat-alat Pengembangan Sistem
Pendekatan sistem dan berbagai siklus hidup pengembangan sistem adalah metodologi cara-cara yang direkomendasikan dalam memecahkan masalah-masalah sistem. Metodelogi memandu para pengembang sistem ketika mereka membuat sistem.
Pendekatan Dipicu oleh Data dan Dipicu oleh Proses
Tahun-tahun awal pengembangan, hamper selun perhatian diberikan keproses-proses yang akan dikerjakan oleh komputer, tetapi munculnya basis data tahun 1970 an menarik perhatian akan pentingnya desaian data.
v  Permodelan Proses
Permodelan proses pertama kali dilakukan dengan menggunakan diagram alur (flowchart). Diagram ini mengilustrasikan aliran data melalui sistem dan program internasional organization for standardization (ISO) menciptakan standar untuk bentuk-bentuk symbol flowchart., memastikan penggunanya di seluruh dunia. ketika diagram arus data dengan empat simbolnya muncul pada akhir tahun 1980-an, minat akan penerapan pun muncul dengan seketika. Diagram arus data adalah penyajian grafis dari sebuah sistem yang mempergunnakan 4 simbl untuk mengilustrasikan data mengalir mellaui proses-proses yang saling terhubung. Kasus penggunaan adalah uraian naratif dalam bentuk kerangka dari dialog yang terjadi antara sistem primer ( program komputer) dengan sistem sekunder(orang yang berinteraksi dengan komputer). Diagram arus data dan kasus penggunaan sering kali dibuat selama tahap-tahap investigasi awal dan analisis dari metodologi pengembangan berfase.
v  Mengestimasi Biaya Proyek
1.      input pengestimasian biaya
2.      alat-alat dan teknik estimasi biaya
3.      output pengestimasian biaya
Pertanyaan
1.      Mengapa perlu pengembangan sistem informasi dilakukan oleh perusahaan?
-          Meningkatkan aksebilitas data yang tersaji secara tepat waktu bagi perusahaan dan akurat bagi pemakai tanpa menghauskan adanya perantara
-          Menjamin tersedianya kualitas dan keterampilan dalam memanfaatkan data informasi perusahaan.
-          Mengembangkan proses perencanaan yang efektif
-          Menetapkan investasi perusahaan sebagai sarana produktivitas perusahaannya.
-          Mengantisipasi dan mencegah kehilangan data secara fisik.
-          Mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan untuk menjalankan sebuah perusahaan.
-          Memperbaiki produktivitas dan meningkatkan mutu baik sumber daya manusia maupun perusahaan.
-          Sebagai salah satu tindakan untuk membuat pengelolaan data menjadi lebih terbuka dan transparan.
-          Sistem informasi dibangun sebagai alat pengontrol dan juga pemantau berjalannya perusahaan.
-          Meningkatkan daya saing dalam persaingan bisnis perusahaan.
-          Fleksibilatas pengelolaan perusahaan.
Kemajuan perusahaan tidak terlepas dari pengaruh peran teknologi. Teknologi sistem informasi sudah selaknya digunakan untuk perusahaan yang ingin terus berkembang dan maju pesat menjalankan bisnisnya. Sebuah ketertinggalan justru akan membuat perusahaan terlambat untuk mencapai sebuah target. Target tersebut tidak terlepas dari sebuah perencanaan yang dibangun melalui manajemen yang lebih baik. Untuk meningkatkan manajemen penting sekali pengambilan keputusan yang dilakukan dengan tepat sasaran. Dengan sistem informasi analisa dan pemantauan dan evaluasi data informasi semakin mudah dan fleksibel dilakukan.
2.      Dalam metodologi pengembangan sistem, apakah perusahaan harus menggunakan semua metode RAD atau tidak?
RAD merupakan gabungan dari bermacam-macam teknik testruktur dengan teknik prototyping dan teknik pengembangan joint application untuk memperceat pengembangan sistem atau aplikasi. Dari definisi konsep RAD ini dapat dilihat bahwa pengembangan aplikasi dengan menggunakan metode RAD ini dapat dlakukan dalam waktu yang relative lebih cepat.
3.      Implementasikan rekayasa ulang proses bisnis dalam perusahaan? Komponen-komponen dalam desain ulang proses bisnis gunanya untuk apa?
Rekayasa ulang adalah merancang ulang sebuah sistem seluruhnya dengan tujuan mengubah fungsonalitasnya.
Bisnis bulog.
1.      Bahwa bulog merupakan tempat yang basah oleh karenanya dianggap merupakan lembaga yang banyak terlibat proses melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme.
2.      Pada suatu masa yang cukup lama bulog bertindak sebagai calo dalam pengolahan tepung terigu yang dilakukan oeh PT. Bogasari, sehingga turut membesarkan kerajaan bisnis konglomerat tertentu pada waktu itu.
3.      Bulog tampak sibuk pada saat sibuk menjelang padi rakyat dengan aktivitas mengotak atik gabah.
Kesimpulan
Pendekatan sistem diterapkan pada pengembangan sistem, hasilnya adalah siklus hidup pengembangan sistem (systems development life cycle-SLDC). Sejumlah metodelogi SDLC telah mengalami evolusi, dengan siklus tradisional, prototyping, RAD dan pengembangan berfase yang menarik lebih banyak perhatian. Pendekatan SDLC tradisional , yang juga disebut pendekatan air terjun, terdiri atas lima tahap: perencanaan, analisis, desain, implementasi, dan penggunaan. Dalam prototyping, satu sistem uji coba dikembangkan dengan cepat dan disajikan kepada pengguna untuk ditinjau. Selanjutnya akan dilakukan penyempurnaan berdasarkan tinjauan, dan proses ini akan diulang sampai prototipe tersebut disetujui oleh pengguna. Ketika prototipe digunakan sebagai cetak biru untuk proyek pengembangan yang lain, maka disebut sebagai prototipe persyaratan (requirements prototype). Pengembangan aplikasi cepat (rapid application development-RAD) menekankan pada tingkat keterlibatan pengguna yang tinggi dan penggunaan alat-alat pengembangan berbasis komputer. Pengembangan berfase mengambil fitur-fitur terbaik dari metodelogi-metodelogi yang lain dan mengulangi tahap-tahap analisi, desain, dan kontruksi awal untuk setiap modul utama dari sistem yang sedang dikembangkan.



Komentar

Postingan Populer